SOROTNASIONAL

Aroma Pupuk Kotoran Ayam Ganggu Wisata Selanca, Akses Sempat Ditutup Pohon, Warga Turun Tangan

banner 120x600
banner 468x60

ROKAN HULU – Sorotnasional.web.id – Aktivitas di kawasan Wisata Selanca, Desa Lubuk Bendahara, Kecamatan Rokan IV Koto, sempat terganggu akibat munculnya aroma tidak sedap yang diduga berasal dari pemupukan menggunakan kotoran ayam di sekitar area perkebunan dekat lokasi wisata.

banner 325x300

Selain itu, akses masuk dan keluar menuju kawasan wisata juga sempat terhambat setelah ditemukan batang pohon sawit dan pohon karet yang melintang di jalan. Kondisi tersebut menyebabkan kendaraan roda dua maupun roda empat kesulitan melintas.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, bau menyengat yang muncul dari campuran kotoran ayam potong dan serbuk kayu cukup mengganggu kenyamanan pengunjung. Bahkan, kondisi tersebut dikhawatirkan dapat berdampak pada keberlangsungan aktivitas wisata di kawasan tersebut.

Di sisi lain, terdapat dugaan tindakan penumbangan pohon yang mengarah ke jalur akses, sehingga menutup jalan masuk dan keluar kawasan wisata. Namun demikian, penyebab pasti dari kejadian tersebut masih belum dapat dipastikan.

Selain persoalan bau, masyarakat juga menyoroti adanya penyemprotan gulma di area perbukitan sekitar lokasi. Hal ini menimbulkan kekhawatiran akan potensi terjadinya pengikisan tanah yang dapat berdampak pada kondisi lingkungan, termasuk area air terjun Selanca saat musim hujan.

Menanggapi kondisi tersebut, masyarakat bersama tokoh adat (ninik mamak), pemuda, serta aparat desa dan personel Polsek Rokan IV Koto turun langsung ke lokasi untuk melakukan gotong royong membersihkan akses jalan yang tertutup.

Salah satu tokoh adat menyayangkan kejadian tersebut. Ia menilai keberadaan Wisata Selanca selama ini telah memberikan banyak manfaat bagi masyarakat, baik dari sisi ekonomi maupun sosial.

“Wisata Selanca ini banyak membantu masyarakat, termasuk dalam kegiatan sosial dan keagamaan. Kami berharap persoalan seperti ini bisa diselesaikan dengan baik,” ujarnya.

Senada dengan itu, Ketua Karang Taruna Lubuk Bendahara juga mengungkapkan bahwa pengelola wisata selama ini aktif membantu berbagai kegiatan pemuda di desa.

Meski demikian, para tokoh masyarakat menekankan pentingnya menyelesaikan persoalan secara musyawarah dan mengedepankan komunikasi antar pihak.

“Kami berharap semua pihak bisa duduk bersama. Jangan sampai persoalan ini berlarut dan merugikan masyarakat,” tambahnya.

Hingga saat ini, akses jalan menuju Wisata Selanca telah kembali dibuka dan aktivitas masyarakat berangsur normal. Situasi di lokasi juga terpantau aman dan kondusif setelah dilakukan gotong royong bersama.

banner 325x300
Penulis: RvEditor: Rv

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *