ROKAN HULU – Pondok Pesantren Modern Sa’ad Bin Abi Waqqas terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi santri yang tangguh dan siap menghadapi tantangan zaman. Salah satu program unggulan yang menjadi perhatian adalah kegiatan SAS PESWA (Santri Tangguh Siap Guna), sebuah unit pembinaan santri yang bergerak di bidang kerelawanan, kemanusiaan, dan pecinta alam.
Dalam implementasinya, SAS PESWA tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga menghadirkan berbagai kegiatan lapangan yang edukatif dan membangun karakter. Khusus pada bidang pecinta alam, para santri secara rutin melaksanakan kegiatan hiking ke berbagai lokasi seperti perbukitan, kawasan hutan, hingga gunung.
Kegiatan ini bertujuan untuk melatih ketangkasan serta ketahanan fisik dan mental santri. Selain itu, para santri juga diajak untuk lebih mengenal lingkungan sekitar, menumbuhkan rasa cinta terhadap alam, serta meningkatkan nilai spiritual melalui kegiatan tadabbur alam.
Pihak pesantren menilai bahwa kegiatan ini memiliki dampak positif yang besar dalam membentuk kepribadian santri yang mandiri, disiplin, dan peduli terhadap sesama serta lingkungan. Dengan metode pembelajaran yang langsung bersentuhan dengan alam, santri diharapkan mampu mengasah kemampuan adaptasi serta kepemimpinan.
Berlokasi di Ujung Batu – Lubuk Bendahara Timur, Kabupaten Rokan Hulu, Pondok Pesantren Modern Sa’ad Bin Abi Waqqas menjadi salah satu pesantren unggulan yang terus berinovasi dalam sistem pendidikan. Program SAS PESWA menjadi bukti nyata bahwa pesantren tidak hanya berperan sebagai pusat pendidikan agama, tetapi juga sebagai tempat pembinaan karakter dan keterampilan hidup.
Melalui kegiatan ini, para santri dipersiapkan menjadi generasi yang tidak hanya kuat secara spiritual, tetapi juga tangguh secara fisik dan sosial, sehingga siap berkontribusi bagi masyarakat dan menghadapi dinamika perkembangan zaman.


















