SOROTNASIONAL

‎Antrean Panjang BBM di Rohul Bukan Akibat Kelangkaan, Pemkab: Hanya Pergeseran Pola Konsumsi

banner 120x600
banner 468x60

‎Sorotnasional.web.id – ROKAN HULU – Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu memastikan bahwa antrean panjang kendaraan yang terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dalam beberapa hari terakhir, sama sekali bukan disebabkan oleh kelangkaan pasokan bahan bakar minyak (BBM). Kondisi ini murni akibat adanya pergeseran pola konsumsi masyarakat yang beralih menggunakan jenis BBM tertentu secara bersamaan.

‎Hal tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Rokan Hulu, Anton, Senin (04/05/2026), usai melakukan rapat koordinasi dengan pihak PT Pertamina (Persero) serta Pemerintah Provinsi Riau guna memantau jalannya distribusi BBM di wilayah Rokan Hulu. Berdasarkan hasil pemantauan dan laporan yang diterima, stok BBM di wilayah ini dipastikan aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.

banner 325x300

‎“Perlu kami tegaskan kepada seluruh masyarakat bahwa antrean panjang pengisian BBM yang terjadi saat ini bukan karena kelangkaan stok. Kondisi ini merupakan dampak dari migrasi pola konsumsi masyarakat, di mana sebagian pengguna Dex dan Dexlite beralih menggunakan Bio Solar, serta sebagian pengguna Pertamax dan Pertamax Turbo beralih ke Pertalite,” jelas Anton.

‎Ia menambahkan, lonjakan permintaan yang tertuju pada jenis BBM tertentu dalam waktu bersamaan inilah yang mengakibatkan penumpukan antrean, terutama pada jam-jam sibuk. Meski terjadi pergeseran kebutuhan, rantai distribusi pasokan disebut tetap berjalan normal dan terus dipantau secara intensif agar ketersediaan di seluruh wilayah Kabupaten Rokan Hulu tetap lancar dan terkendali.

‎Pihaknya juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing oleh isu-isu yang belum tentu kebenarannya, serta menghindari pembelian BBM secara berlebihan atau menimbun persediaan. Pemerintah optimis situasi akan segera kembali normal apabila masyarakat bersikap tenang dan bijak.


‎“Masyarakat Rokan Hulu adalah masyarakat yang dewasa dan bijak dalam menyikapi keadaan. Mari bersama kita jaga suasana tetap kondusif, saling memberi pengertian, dan mendukung upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas pelayanan energi bagi masyarakat,” pesan Anton.

‎Senada dengan hal itu, Alfalah, Pengawas SPBU 14.285.677 mengonfirmasi hal serupa pada Selasa (19/5/2026). Menurutnya, antrean muncul karena kuota jenis BBM tertentu habis lebih cepat dari jadwal biasanya.

‎“Kelangkaan sempat terasa karena kuota habis lebih awal. Biasanya kuota baru habis menjelang akhir periode kontrak, namun kali ini habis di pertengahan jalan,” ungkap Alfalah.


‎Kondisi tersebut, kata dia, disinyalir akibat peningkatan jumlah konsumen kendaraan roda dua maupun roda empat, serta tingginya intensitas kunjungan karena lokasi SPBU tersebut merupakan satu-satunya yang beroperasi selama 24 jam di wilayah itu. Untuk mengatasinya, pihak pengelola SPBU telah mengajukan permohonan penambahan kuota untuk seluruh jenis BBM guna mengantisipasi lonjakan kebutuhan ke depannya.

Sementara itu, hasil pantauan langsung awak media di lapangan menunjukkan ketersediaan dan pengisian untuk jenis BBM lain seperti Pertalite, Pertamax 92, Pertamax Turbo, Dexlite, maupun Solar berjalan dalam kondisi normal dan tersedia.

banner 325x300
Penulis: RvEditor: Rv

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *