SOROTNASIONAL.web.id | ROKAN HULU – 10 Juni 2026 – Dalam rangka mendukung keberhasilan program strategis pemerintah, jajaran Polsek Rambah Samo terus aktif melakukan pemantauan di sektor pertanian. Kali ini, personel kepolisian turun langsung ke lapangan untuk mengecek perkembangan tanaman jagung pipil yang dikelola masyarakat. Kegiatan berlangsung pada hari Rabu, 10 Juni 2026 sekira pukul 10.00 WIB hingga selesai, bertempat di RT 06 RW 03 Dusun Aur Kuning, Desa Teluk Aur, Kecamatan Rambah Samo, Kabupaten Rokan Hulu.
Tim pemantauan dipimpin langsung oleh Kanit Binmas Polsek Rambah Samo, Ipda Zulpendi, S.Pdi., didampingi Bhabinkamtibmas Desa Teluk Aur, Aipda Gondo Wahyu Utomo, S.H.. Turut hadir mendampingi dan memberikan penjelasan teknis adalah Direktur BUMDes Aur Sejahtera, Bapak Zuhairi, serta warga dan kelompok tani setempat yang turut merawat lahan pertanian tersebut.
Lahan yang diperiksa memiliki luas sekitar ± 1,5 hektar dengan karakteristik tanah berupa tanah mineral hitam yang subur. Untuk kebutuhan air, lahan ini masih mengandalkan sistem tadah hujan. Secara geografis, lokasi lahan pertanian tersebut berada pada titik koordinat 0°47’51,28343″N 100°27’21,18337″E.
Adapun jenis benih yang ditanam adalah varietas unggul hibrida Pioneer P32 Singa, yang mulai ditanam sejak tanggal 03 April 2026 lalu. Berdasarkan hasil pengukuran dan pengamatan saat pengecekan hari ini, tanaman jagung diketahui telah berusia 66 hari dengan kondisi pertumbuhan yang sangat memuaskan. Tinggi tanaman rata-rata terukur mencapai kisaran 150 sentimeter hingga 2 meter.
Hasil pemantauan di lapangan menunjukkan bahwa perkembangan tanaman jagung tersebut tumbuh sangat baik, sehat, rimbun, dan bebas dari gangguan hama atau penyakit. Hal ini menjadi indikasi bahwa pengelolaan lahan dan perawatan yang dilakukan oleh petani sudah tepat sasaran dan memberikan hasil yang positif.
Kehadiran pihak kepolisian dalam kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergitas dan dukungan terhadap upaya pemerintah mewujudkan ketersediaan pangan daerah. Selain memantau kondisi tanaman, kehadiran polisi juga bertujuan untuk memberikan semangat kepada para petani serta memastikan keamanan di wilayah pertanian tetap kondusif, sehingga para petani dapat bekerja dengan tenang hingga masa panen tiba.


















